Showing posts with label MUSIC. Show all posts
Showing posts with label MUSIC. Show all posts

Friday, 20 July 2012

TRAGYST band

TRAGYST



Genre : Extreme Black Metal
Kota Asal : Gresik, Jawa Timur, Indonesia
Label Record : Sonnengott
Anggota :
Huda : Vocal 1
Arif : Vocal 2
Opan : guitar 1
Joe : Bass
Lendra Kanthel-666 : Drumz
Tyan : add Guitar 2
Surya : add Keyboard
12 tahun silam muncul band Extreme Black Metal asal Gresik, dengan menamakan diri TragysT....
TRAGYST berdiri diawal tahun 1999 di kota GRESIK Jawa Timur. yang mengusung genre Extreme Black Metal yang terinfluence oleh CRADLE OF FILTH dan DIMMU BORGIR.
Februari 2002 TRAGYST bergabung dengan SonnenGott Music, independent label yang juga menaungi TOTAL TRAGEDY.
dan setelah membanting tulang untuk membangkitkan para jiwa-jiwa METAL...melalui rilisan album dari label SONNENGOTT, dan kompilasi Underground,metalik klinik salah satunya...di tahun 2004 TragysT Vakum dan terpaksa nonaktif, atas dasar kehidupan masing2 player. dan tahun 2009 Tragyst dibangkitkan lagi oleh salah satu dari orang2 tragyst itu sendiri dengan form baru dan lebih profesional namun ngga' lepas warnaa/ ciri musik black metal tragyst sperti dulu,...

semangat selalu para pecinta musik keras......\m/ stay metal


Diskografi TragysT:
- NIRWANA KELAM (Demo tape februari 2001)
- DREAM OF GLORY (CD split with "TOTAL TRAGEDY" februari, SonnenGot 2002)
- LEMBAH KEHANCURAN (Album agustus, SonnenGot 2002)

Kompilasi Tragyst:
- BLACK LIGHTNING (SonnenGot, 2002)
- SOUND OF DARKNESS#4 Part 1 (Blackustadz Production, 2003)
- BLACK SOUND (Edelweiss Production, 2003)
- METALIK KLINIK 6 (RotorCorps, 2003)
- MONSTER FROM DARKNESS (Daffa Production, 2003)
- SOUNDERGROUND (Bali, 2004)
- DARK SEASON (2004)
- INFINITY DARKNESS (Sinus Production, 2004)

(Album) Lembah Kehancuran
Tracklist :
01. Lembah Kehancuran
02. Nirwana kelam
03. Tirani Sunyi
04. Tabir Alam
05. Sangkakala
06. Singgasana Malam
07. Kabut Kesirnaan


Tragyst Discography





Tragyst
Tragyst
Tragyst logo
Band
Tragyst
Label
SonnenGott
Formed
1999, Indonesia
Location
Gresik, East Java
Status
Disbanded
Music genre
Black Metal
Line-up
Jhoe : Bass
Hendra : Drums
Hudie : Guitar
Patrick : Guitar
Arief : Vocals









Tragyst - Lembah Kehancuran
Tragyst - Lembah Kehancuran
Rating : -
Total votes : 0
Reviews : 0
Band
Tragyst
Album
Lembah Kehancuran
Type
Studio
Release date
2002-10
Label
Unsigned
Music genre
Black Metal

1. Nirwana Kelam
2. Tragedy sangkakala
3. Kabut Kesirnaan
4. Singgasana malam
5. Tabir alam gaib
6. Tirani
7. Lembah kehancuran

PUNK INDONESIA

''PUNK''sebuah kata simple yang pasti membuat orang berpikir negatif.Hal ini bisa di maklumi dari dandanan mereka yang berantakan yang memakai pearcing,rambut berwarna mencolok dan bertato.Awal mula punk berada di inggris pada tahun 70-an sampai sekarang punk sudah merambat keseluruh negara,sampailah punk di negara indonesia tercinta ini.dan yang lebih hebohnya punk telah tersebar di sebagiankota indonesia contohnya,surabaya,jakarta,bandung,gresik,bojonegoro,malang dan lamongan.Punk di indonesia terbagi menjadi banyak bagian,ada punk scooter,yaitu anak punk yang bisa menggunakan sepeda scooter atau vespa,ada juga punk jalanan,punk yang biasanya hanya menggembel di jalanan dan ini yang bisanya di cap oleh sebagian masyarakat sebagai sampah masyarakat,tapi tahukah anda anak punk juga banyak yang berkreativitas berkreasi demi menghidupi dirinya.seperti berjualan stiker,membuka distro yang isinya adalah aksesori punk,dan yang paling terkenal itu adalah munculnya grup band punk.sebelum saya melangkah lebih jauh tentang grup band punk saya akan memberikan alasan anak-anak punk mengapa mereka memilih jalan hidupnya menjadi seorang punk.kebutulan saya pernah masuk kedalam anggota punk di gresik,saat saya teman teman mengapa mereka memilih punk dalam hidupnya?rata rata mereka terkena masalah yang begitu besar dalam hidupnya dan juga ada alasan yang menarik sehingga mereka memilih jalan punk,seperti broken home,keinginan yang tak tersampaikan,ingin di takuti,ingin hidupnya bebas tidak ada yang mengatur,dan para pemuda yang tidak percaya atau tidak suka tentang adanya pemerintah,karena menurut mereka orang orang pemerintahan hanya mencari uang tidak memikirkan kesejahteraan rakyat miskin.hal ini yang menjadi ideologi mereka,tapi perlu anda tahu kebersamaan di dalam kelompok punk sangat lah kuat saya juga pernah mengalami sendiri bagaimanakah kehidupan anak punk itu,jadi kita bisa ambil garis besar komunitas punk aslinya memiliki keinginan yang sama dengan masyarakat biasa yaitu ingin negeri ini di atur oleh orang yang jujur dan mementingkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu,cuma mungkin penampilan dan cara hidup yang berbeda.sekian dulu artikel saya tentang punk di indonesia,lain waktu saya akan menyambung ke Grup band punk.salam satu SI,WANI !!!


Tuesday, 17 July 2012

Silver State Ultras

Apa itu Silver State Ultras?




Silver State Ultras ..KAMI ADALAH ULTRAS DARI BUMI PERAK...SENTIASA MENYOKONG PERAK WALAU APE PON YANG TERJADI!!!...telah dirancang pada april 2009..Secara Rasminya dilancarkan di stadium keramat kami...stadium perak Pada 30 Jan 2010.Menyokong pasukan perak walau ape pon keadaan pasukan setiap mase..anggota2 nya lebih dikenali sebagai SILVERMANIA..SAYANG PERAK SAMPAI MATI!!!!

MISI - MEMBERI SOKONGAN TIDAK BERBELAH BAHAGI KEPADA PASUKAN PERAK TERCINTA SECARA BERTERUSAN TIDAK KIRA APA PUN KEADAAN PERAK

VISI-MENGUBAH MENTALITI PENYOKONG PERAK UNTUK MENJADI PEMAIN 12 PASUKAN

MOTO - 1FLAG,1BREATH 1BLOOD 1 SILVERMANIA 

from : http://ultrasperak.blogspot.com/2010/04/apa-itu-silver-state-ultras.html

Saturday, 31 March 2012

kesalahan untuk kebaikan

Zigaz - Sahabat Jadi Cinta (Official Video Clip)



Bulan terdampar di pelataran
Hati yang temaram
Matamu juga mata mataku
Ada hasrat yang mungkin terlarang

* satu kata yang sulit terucap
Hingga batinku tersiksa
Tuhan tolong aku jelaskanlah
Perasaanku berubah jadi cinta

Reff:
Tak bisa hatiku menapikkan cinta
Karena cinta tersirat bukan tersurat
Meski bibirku terus berkata tidak
Mataku terus pancarkan sinarnya

Ku dapati diri makin tersesat
Saat kita bersama
Desah nafas yang tak bisa rusak
Persahabatan jadi cinta

Repeat *
Repeat reff

Reff2:
Apa yang kita kini tengah rasakan
Mengapa tak kita coba persatukan
Mungkin cobaan untuk persahabatan
Atau mungkin sebuah takdir Tuhan

Repeat reff, reff2
Repeat reff, reff2





 Zigaz - Hanya Untuk Hari Ini




Rasa sesal datang lagi
Melihat dia yang dulu pernah pergi
Kini singgah di hati
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
Tak bisa pungkiri hati
Tak bisa bohongi diri
Aku cinta dua hati

Reff:
Maaf ku jatuh cinta lagi
Izinkan hanya hari ini
Biarkan aku miliki nanti ku kan kembali

Tak bisa pungkiri hati
Tak bisa bohongi diri
Aku cinta dua hati

Repeat reff

Reff2:
Pasti kau tetap dalam hati
Pasti kau tak akan terganti
Ampuniku malam ini walau hanya sekali

Repeat reff, reff2
Repeat reff

Source: http://liriklaguindonesia.net/zigaz-hanya-untuk-hari-ini.htm#ixzz1qiVzlHlF



Zigas - Hidupmu Hidupku (VC + Lyrics)




Bening matamu
Pancarkan kesedihan
Tak pernah terlihat
Selama ini
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
Senyum pedihmu
Lukiskan air matamu
Perihnya hatimu
Menyentuh batinku

Reff:
Sungguh mati aku tidak
Bisa meninggalkan dia
Walaupun kau dekap aku
Ampun aku bila kini
Yang terkuak hanya perih
Yang mungkin kan menghantui
Hidupmu hidupku

Detak jantungmu
Tegaskan perih hatimu
Dan perih hatiku
Hidupmu, hidupmu hidupku

Repeat reff [2x]

NP : entah akuharus jujur walaupun ini menyakitkan.. aku takkan berbohong kepadamu atau kepadanya

anilah ceritaku antara kau dan dia

Tuesday, 3 January 2012

Kenapa masih ada yang menganggap Gothic adalah Satanic ???

 http://bonjour.metal-style.fr/img/metalstyles/356-4cf97.jpg
Banyak orang yang sering salah paham tentang gothic-ism. Bahkan kadang kali banyak tanggapan yang sering melenceng tentang penganut gothic-ism. Ada yang bilang bahwa penganut gothic-ism juga terkait dengan penganut satanism, kekerasan, suicidal, dan hal negatif lainnya.
Sebenarnya apaan sih gothic culture? Definisi tentang gothic culture itu masih sangat luas dan belum bisa didefinisikan, karena belum ada peneliti yang benar-benar niat buat jadiin ini sebagai salah satu ilmu. Intinya sich begini, itu semua terserah masing-masing individu pengen ngartiin gothic bagaimana bentuknya. Sebenarnya para gothess (pecinta gothic) itu ngga se-gelap yang lu kira, para gothess sebenarnya adalah orang yang anti-kekerasan, damai dan toleran. Para gothess banyak yang menulis kalau mereka mengalami depresi, desperate, keluarga yang disfungsional, masa kecil yang kelam, marah, kecewa, sedih dan benci. Percaya atau tidak, semuanya ini ditulis di dalam 640 web yang ada di dalam gothic web ring, dan isinya rata-rata sama. Kebanyakan gothess memang menyukai main game-game RPG (role-playing game), bukannya karena cupu atau memiliki fantasi yang berlebihan, tetapi dikarenakan adanya tantangan kreatif dan mengasah otak di dalamnya.
Kenapa akhir-akhir ini gothic selalu dikaitkan dengan agama dan kepercayaan? Hal itu dikarenakan salah satu artis yang selalu berdandan gothic yang dikenal dengan nama Marilyn Manson diangkat menjadi pendeta di gereja setan, oleh Anton Lavey. Awalnya sih sepihak, tapi lu pada tau khan gimana akhirnya. Ngga semua gothess pengikut gereja setan. Banyak gothess yang masih memegang kristianitas mereka, atheisme, agnoticism, new age, gnosticism, shamanisme, wicca, tradisi neopagan, dan kepercayaan-kepercayaan minoritas lainnya.
Nah, kalo pada musik mungkin sudah pada tau semua bahwa gothic erat dengan nada-nada yang cukup mendayu (tapi nggak mellow) dengan lirik yang penuh dengan depresi, gloomy, kesedihan, kekecewaan, kebencian, atapun pemberontakan dan perlawanan yang tidak tercapai dan terhenti ditengah jalan. Kalo dilihat dari sejarahnya, gothic jelas sekali lahir dan berkembang di daratan Eropa. Band-band yang beraliran gothic pun juga tumbuh dan berkembang subur di daratan Eropa, sebut saja Within Temptation, Xandria, Theatre of Tragedy, dan lain sebagainya berasal dari Eropa. So, salah besar kalo ada yang bilang Evanescence adalah pelopor band gothic (Evanescence kan baru, lagian asalnya aja dari Amrik, trus komersil boanget lagi. Kayanya nggak ada dech kultur mereka yang bersinggungan dengan gothic…). Musik-musik goth sendiri, oleh media selalu dikaitkan dengan topik-topik yang memprovokasi, serba satanisme, rasial, perang, dan kebencian terhadap golongan tertentu.
Padahal gak sebegitunya. Referensi musik bagi yang tertarik dengan goth-music : NIN, a Perfect Circle, Tweaker, Professional Murder Circle, Cradle of Filth, HIM (His Infernal Majesty), Sopor Aeternus, Within Temptation, Lacuna Coil, Bauhaus, Siouxsie and The Banshees, the Sisters of Mercy, Dead Can Dance, Moi dix Mois, Malice Mizer, Blood, Earl Grey, Madeth Gray’ll, Kana, Amadeus, Mirage, Merry Go Around dan masih banyak lagi. Coba liat EPICA deh… kan keren Abis!
Pada awalnya musik gothic itu berasal dari nama suku bangsa yang merupakan kakek moyang dari bangsa Jerman. lalu musik gothic tidak bisa disebut musik setan karena yang ditawarkan bukan kebencian. Gothic condong ke nuansa yang sedih tapi tidak gelap kayak black metal yang simbol pentagram, hexagran di pakai oleh band band black metal dan sebagian death metal.
Memang belum ada peneliti yang benar-benar detail memberikan arti kata Gothic itu sendiri tapi karena aliran musik metal luar biasa berkembang nya apalagi di era tahun 93 band gothic di eropa bagaikan bak jamur di musim hujan. Semoga dalam waktu dekat ada peneliti yang meneliti dengan seksama tentang Gothic mulai dari suku bangsa, arsitektur samapai ke musiknya.
Cradle of Filth dari london menganut aliran melodic black metal, memang musiknya ada yang cenderung ke nuansa Gothic seperti lagu Nymphetamine, dan Temptation. tapi jika anda penggmar musik underground seharusnya bisa membedakan antara Gothic, Black, death, thrash, sludge, power, doom,dan masih banyak yang lain nya yang mana tidak ada di indonesia seperti stoner metal dll.
Berbagai aliran gothic bisa di lihat jika anda sekalian tahu berbagai aliran musik gothic karena paling tidak ada beberapa aliran musik gothic: gothic classic : Epica dan Haggard, Nightwish , gothic black metal : the sins of thy beloved, theatre of Tragedy lalu gothic rock : after forever, within temptation dan masih banyak lagi, ada juga gothic murni, gothic choir dll.
Sebagai contoh lyric dari Mr David lagunya within temptation dari album the silent force 2004 yang judul nya “see who iam ” kebetulan gue punya albumnya, harus diakui memang ada band gothic yang memainkan nada yang sedih seperti lacrimosa, yang menceritakan penderitaan tapi ingat bahwa band yang memainkan lyric seperti itu biasanya band yang menganut aliran doom metal seperti MY Dying Bride.
Jadi gothic tidak cenderung ke arah satanic karena yang ke arah satanic adalah band band yang menganut aliran black metal : dimmu borgir, Windir, Satyricon, Christ Denied….etc.
(tulisan ini diambil dari berbagai sumber, ada hasil diskusi dibeberapa forum dan sumber lainnya. Contoh nama band yang gue tulis tidak berarti gue menyukai atau tidak menyukai, karena musik sifatnya universal. Maaf kalo ada kata yang salah.. Cuma, jangan samakan lagi Gothic dengan Satanic)http://kazegatana.wordpress.com/2009/10/26/kenapa-masih-ada-yang-menganggap-gothic-adalah-satanic/

Friday, 16 December 2011

UNTITLED Wdt109#93


aku dah belajar tuk tak berjiwang lagi
tapi saat kudengar lagu ini tentang mu
gambarmu tentang cinta
aku tak mampu bertahan berdiam diri

aku hanya bisa tertawa
dengan pandangan mata yang tak jelas
tersenyum dengan seringai kelam
aku masih ingin menyayangimu

melupakannya itu mudah
tinggal tutupin aja dengan yang baru
tapi yang susah itu menghapusnya dari ingatan
kerana suatu saat ia akan muncul lagi

beginilah jiwa ku
baik di luar tapi teruk kat dalam
ketika metal berubah total
hanya kerana persetan dengan cinta

Friday, 18 November 2011

Nama – Nama Fans Grup Band/Musisi Indonesia

Secara harfiah, fans adalah seseorang yang mempunyai intensitas dan antusiasme untuk sebuah klub olahraga, orang (biasanya seorang selebriti), sekelompok orang, perusahaan, produk, aktivitas, karya seni, ide, atau tren. Mereka seringkali menunjukkan antusiasme mereka dengan memulai sebuah klub penggemar, menulis surat penggemar, atau mempromosikan minat dan perhatian mereka. Dalam beberapa kasus, individu fans mungkin menjadi begitu terpesona dengan objek kegilaan mereka. Terkadang pula para penggemar terlibat dalam perilaku yang dianggap ekstrim atau abnormal. Dan kadang-kadang penggemar pun bisa menjadi penguntit bagi idolanya.
Dan berikut nama-nama fans club band atau artis yang ada di Indonesia :
  • 3 Diva = CINTANYA 3 DIVA
  • Acha Septriasa = ACHAMINATION
  • Ada Band = ARMADA
  • Afgan = AFGANISME
  • Agnes Monica = AGNEZIOUS
  • Alexa = ALEXIS
  • Alone At Last = STAND ALONE CREW
  • Andra & The Backbones = THE BACKBONERS
  • Anggun = ANGGUNESIA
  • Angkasa = MAKHLUK ANGKASA
  • Anima = ANIMANIA
  • Ari Lasso = WONG ALASS
  • Armada = PASUKAN ARMADA
  • Audy = AUDIENCE
  • Beage = BEAGE FREAKS
  • BIP = BIPERS
  • Boomerang = BOOMERS
  • Burgerkill = BEGUNDAL
  • Bondan Prakoso & Fade 2 Black = REZPECTOR
  • C.U.T.S = SUPER C.U.T.S
  • Caffeine = CAFFEINEMATE
  • Closehead = CLOSE FRIENDS
  • Cokelat = BINTANG COKELAT
  • Cupumanik = CUPUMANIAK
  • D’Bagindas = BAGINDARIA
  • D’Masiv = MASSIVERS
  • Deadsquad = PASUKAN MATI
  • Dewa 19 = BALADEWA
  • Domino = DOMANIA
  • Drive = DRIVE MANIACS
  • EdanE = EDANE FREAKS
  • Element = PARA ELEMENT
  • Ello = PARELLO
  • Endank Soekamti = KAMTIES
  • Five Minutes = FIVERS
  • Flanella = FLASUKA
  • Frezia = FREZIAN
  • Garasi = ANAKGARAZ
  • Geisha = MY GEISHA
  • Gigi = GIGIKITA
  • Gita Gutawa = GITA LOVERS
  • Goliath = GOLIVERS
  • Goodnight Electric = GOOD FRIENDS
  • Gruvi = GRUVIS
  • Hello = HELLOVERS
  • Hijau Daun = CLOROVERS
  • Homogenic = SAVIOR
  • Inul Daratista = FBI (FANS BERAT INUL)
  • Iwan Fals = OI
  • Jamrud = JAMERS
  • Java Jive = JAVA JIVERS
  • J-Rocks = J-ROCKSTARS
  • Jikustik = JIKUSTIKAN
  • Kahitna = SOULMATE
  • Kangen Band = DOY KANGEN
  • Kerispatih = MAHAPATIH
  • Keyla = KEYLA FELLAS
  • Kla = KLANIS
  • Kobe = KOBENITAS
  • Koil = TENGKORAK KOIL
  • Kotak = KERABAT KOTAK
  • Kuburan = KUNCEN
  • Kungpow Chicken = CABULERS
  • Laluna = LALUNIS
  • Letto = PLETTONIC
  • Lyla = LYLAKU
  • Magneto = MAGNETIC
  • Mahadewi = PEMUJA MAHADEWI
  • Mahkota = MAHKOFANATIC
  • Maia = T.T.M (TEMEN-TEMEN MAIA)
  • Maliq & D’Essentials = MEMBER D’ESSENTIALS
  • Marvells = MARVELOUS
  • Matta = PERMATTA
  • Mocca = SWINGING FRIENDS
  • Mulan Jameela = JAMELIANS
  • Naff= NAFFELOW
  • Naif = RETROPOLIS
  • Netral = NETRALIZER
  • New Eta = ETANA SEJATI
  • Nidji = NIDJIHOLIC
  • Night to Remember = NIGHT FREAKERS
  • Numata = MATA-MATA
  • Padi = SOBAT PADI
  • Pas Band = PASSER
  • Pasto = PASTOLICIOUS
  • Pee Wee Gaskins = PARTY DORKS
  • Peterpan = SAHABAT PETERPAN
  • Phantom = PHANTOMIND
  • Pilot = CO-PILOT
  • Project Pop = POPPERS
  • Pure Saturday = PURE PEOPLE
  • Purgatory = MOGERZ
  • Putih = GOLONGAN PUTIH
  • Radja = RADJAKU
  • Ran = RANERS
  • Repvblik = REPVBLIKAN
  • Retina = RETINERS
  • RIF = BARUDAK /RIF
  • Rini Idol = RINEECIOUS
  • Rocket Rockers = ROCKET ROCKFRIENDS
  • Rossa = PECINTA ROSSA
  • Saffe = SAFFERS
  • Saint Loco = F.O.L (FAMILY OF LOCO)
  • Salju = KABUT SALJU
  • Samsons = SAMSONIAKU
  • Saykoji = F.O.S (FANATIC OF SAYKOJI)
  • Seringai = SERIGALA SERINGAI
  • Seurieus = SERDADU ROCK
  • Seventeen = KAWAN SEVENTEEN
  • Shaggy Dog = DOGGIES
  • She = SHE LOVERS
  • Sheila On 7 = SHEILA GANK
  • Sherina = SHERAISER
  • Slank = SLANKERS
  • Sore = KAMPIUN
  • ST12 = ST SETIA
  • Steven and Coconuttreez = COCONUTERS
  • Superglad = SUPERGLAD HERO
  • Superman Is Dead = OUTSIDERS
  • T-Five = T-FIVERS
  • Tahta = CS TAHTA
  • Tangga = TETANGGA
  • Team Lo = TEAM LOVERS
  • The Adly’s = ADLYCIOUS
  • The Adams = ANAK ADAM
  • The Arians = ARIANIST
  • The Banery = BANERISER
  • The Brandals = BRIGADE
  • The Changcuters = CHANGCUT RANGERS
  • The Dance Company = THE DANCERS
  • The Potters = S’POTTER’S
  • The Rain = THE RAIN KEEPERS
  • The S.I.G.I.T = THE INSURGENT ARMY
  • The Titans = TITANIUM
  • The Upstairs = MODERN DARLINGS
  • The Virgin = VIRGINITY
  • Tic Band = FANATIC
  • Tiket = FANATIKET
  • Tipe-X = X-FRIENDS
  • Ungu = UNGU CLIQUERS
  • Vagetoz = VAGETISTA
  • Vidi Aldiano = VIDIS
  • Vierra = VIERRANIA
  • Wali = PARA WALI
  • Yovie & Nuno = TEMAN YOVIENUNO
  • Zigaz = KRONI

Band underground yang jadi legendary

Influence di dunia musik, bisa diterjemahkan bebas dengan istilah panutan. Seringkali, influence dirancukan lebih dari sekadar panutan, tapi justru menjiplak habis-habisan. Di dunia musik punk, nama-nama band yang menjadi influeence band yang muncul kemudian ternyata cukup banyak. Berikut sebagian band-band underground yang menjadi cikal bakal panutan band di zaman sekarang:
DISCHARGE: Band Hardcore dari UK yang banyak mengilhami para Crusty Punk di seluruh dunia. Band-band Metal seperti Metallica dan Sepultura juga banyak mencuri ilmu dari legendary DISCHARGE.
GBH: Atau bernama Charged GBH di awal kemunculannya. Band Hardcore Punk dari UK. Awal dari Spikey Hair Drunk Punk, jauh sebelum Casualties itu ada.
CRASS: Band Anarcho Punk dari UK. Terdiri dari anak-anak sekolah art dan para squater. Anarkis teradikal dalam sejarah Punk dunia.
EXPLOITED: Band Hardcore Punk dari Scotland. Dipimpin oleh veteran perang Malvinas bernama Wattie Buchan. Mereka lah yg mengenalkan potongan rambut Mohawk ke seluruh scene Punk dunia.
DRI: Atau Dirty Rotten Imbeciles adalah band Crossover Punk pertama di Amerika. Berasal dari Texas lalu hijrah ke San Fransisco.
SUICIDAL TENDENCIES: Band Hardcore Latin pertama di Amerika, dan menjadi Band Hardcore pertama yang diterima MTV.
NEGATIVE APPROACH: Band Hardcore dari Detroit, Band SkinCore pertama di Amerika.
DESCENDENTS: Band Punk yang menjadi idola di scene Hardcore Pop. Dipimpin oleh Milo Aukerman, tidak takut membawakan lagu-lagu berlirik cinta dalam sejarah Hardcore Amerika.
BAD RELIGION: Band Political Punk dari California. Menjadi panutan bagi band-band Melodic Hardcore era 90-an.
SSD: Atau Society System Decontrol adalah band Straight Edge Radikal dari Boston. Terkenal dengan Crew mereka yang bernyali bernama Boston Crew.
CIRCLE JERKS: Beberapa kritisi musik menyebut mereka sebagai band Hardcore pertama di Amerika. Band yang dibentuk oleh Keith Morris, eks-vokalis Black Flag.
DEAD KENNEDYS: Band political Punk yang berasal dari San Fransisco. Terkenal karena sangat memusuhi Ronald Reagan dlm lagu2nya, dan Jello Biafra sang vokalis pernah terpilih menjadi kandidat walikota San Fransisco awal thn 80-an.
BAD BRAINS: Band Punk kulit hitam pertama di dunia, berasal dari Washington DC lalu hijrah ke New York.
MINOR THREAT: Band Straight Edge Hardcore Punx pertama di dunia. Berasal dari serpihan debu-debu TEEN IDLES.
BLACK FLAG: Band Punk California dari era akhir 70-an. Band yang dianggap bertanggung jawab atas lahirnya musik Hardcore di Amerika

Friday, 28 October 2011

KEHIDUPAN ANAK PUNK

Sejak Marjinal bermarkas di Gang Setiabudi, Setu Babakan, Jakarta Selatan, dari hari ke hari kian banyak saja anak muda yang datang dan terlibat dalam program workshop. Selain membuka workshop cukil kayu dan musik, Marjinal mengusahakan distro sederhana. Sebuah lemari etalase diletakkan di beranda, menyimpan pelbagai produk Taringbabi; dari kaos, kaset, pin, stiker, emblem, zine sampai buku-buku karya Pramoedya Ananta Toer. Di dinding didisplay puluhan desain kaos, di ruang tamu yang selalu riuh itu. Di tengah-tengah kotak display, ada gambar tengkorak yang berbarik sebagai ikon Taringbabi.

Para punker biasanya datang secara berkbelompok. Biasanya mereka duduk-duduk di beranda depan, melepas penat, setelah seharian berada di jalanan, sambil asyik ngobrol dan bermain musik. Dengan ukulele (kentrung), gitar dan jimbe mereka menyanyikan lagu-lagu Marjinal. Bob dan Mike pun ikut nimbrung bernyanyi bersama. Mike memberitahu accord atau nada sebuah lagu, dan menjelaskan makna dari lirik lagu itu. Proses belajar dan mengajar, secara tidak langsung terjadi di komunitas, dengan rileks.
Sebagian besar anak-anak itu memilih hidup di jalanan, sebagai pengamen. Ada yang masih sekolah, banyak juga yang putus sekolah. Mereka mengamen untuk membantu ekonomi orangtua. Sebagian besar mereka berlatar belakang dari keluarga miskin kota, yang tinggal di kampung-kampung padat penduduk; Kali Pasir, Mampang, Kota, Matraman, Kampung Melayu, Cakung, Cengkareng, Cipinang dan lain sebagainya. Bahkan ada yang datang dari kota-kota seperti Medan, Batam, Serang, Bandung, Indramayu, Cirebon, Tegal, Pekalongan, Semarang, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Denpasar, Makasar, Manado, dll. “Dengan mengamen mereka bisa bertahan hidup, dengan mengamen mereka bisa membiayai sekolah dan membantu belanja sembako untuk ibu mereka.,” kata Mike, aktifis Marjinal.
Jika sekilas memandang penampilan mereka, boleh dibilang sebagai punk: ada yang berambut mohawk, jaket penuh spike, kaos hitam bergambar band-band punk dengan pelbagai slogan anti kemapanan. Kaki mereka dibalut celana pipa ketat dan mengenakan sepatu boot, ada juga yang hanya bersandal jepit.
Bagi anak-anak jalanan itu, Marjinal bagaikan oase, mata air yang menyegarkan kehidupan dan hidup mereka, di tengah cuaca kebudayaan Indonesia yang masih memarjinalkan anak-anak miskin kota, seperti yang didedahkan lirik laguBanyak Dari Teman-temanku berikut ini:
Banyak dari teman-temanku / Lahir dari keluarga miskin / Di mana engkau enggan melihatnya, disana tak sederhana / Tak ada lagi banyak pilihan / / Diantara bising kereta / Dan sudut-sudut kumuhnya pasar / Di bawah terik matahari, disana tak sederhana / Tersangkut tajamnya pagar berduri / / Pelajar yang putus sekolah / Perempuan dan pekerja kasar / Dibawah beban yang dipikulnya, mereka tak sederhana / Terjebak pilihan yang berbahaya / / Tidur beralas tikar, dingin beratap mimpi / Tapi semuanya sirna oleh kenyataan / Kepala jadi kaki, kaki jadi kepala / Disunat dipotong-potong dicincang-cincang / / Banyak dari teman-temanku yang hidup dijalan sana / Dimana kau tak merindukannya mereka kian tersiksa / Tergusur gagahnya gedung yang somse (sombong sekali ah!) / / Di balik tirai yang suram dan dipinggir keangkuhan / Bergelut dengan kegelapan tersungkur di kaki besi / Tertembus panasnya timah kebencian
***
Persoalan anak jalanan di kota-kota besar di negeri ini sudah lama diperbincangkan, mulai dari kampus, kelompok studi, sampai seminar di hotel berbintang lima. Namun, untuk mengurai persoalan ini tidak mudah sebab menyangkut perut banyak orang. Banyak oknum yang memeras anak jalanan.
Pada saat krisis ekonomi, jumlah anak jalanan melonjak 400 persen. Sedangkan Departemen Sosial, tahun 1998 memperkirakan, jumlah anak jalanan mencapai angka 170.000 anak. Anak jalanan, secara umum akan dibilang anak jalanan yang masih tinggal dengan orantuanya atau keluarganya dan anak jalanan yang benar-benar lepas dari keluarganya serta hidup sembarangan di jalanan. Usia mereka 6-15 tahun.
Kehidupan anak muda di jalan adalah satu subkultur. Sebuah subkultur selalu hadir dalam ruang dan waktu tertentu, ia bukanlah satu gejala yang lahir begitu saja. Kehadirannya akan saling kait mengait dengan peristiwa-peristiwa lain yang menjadi konteksnya. Untuk memudahkan kita memahami gagasan mengenai subkultur anak muda jalanan, mari mencermati peta antara hubungan anak muda dan orang tua, serta kultur dominan sebagai kerangkanya.
Sekurang-kurangnya, ada dua pihak yang –berkat dukungan modal yang melekat pada dirinya– berupaya mengontrol kehidupan kaum muda, yaitu negara dan industri berskala besar. Di Indonesia, pihak pertama yaitu negara berupaya mengontrol kehidupan anak muda melalui keluarga. Keluarga dijadikan agen oleh negara, sebagai saluran untuk melanggengkan kekuasaan.
Melalui UU No. 10/1992 diambil satu keputusan yang menjadikan keluarga sebagai alat untuk mensukseskan pembangunan. Keluarga tidak hanya dipandang memiliki fungsi reproduktif dan sosial, melainkan juga fungsi ekonomi produktif. Pengambilan keputusan keluarga dijadikan alat untuk mensukseskan pembangunan, pada gilirannya, membawa perubahan pada posisi anak-anak dan kaum muda dalam masyarakat.
Negara memandang anak-anak dan kaum muda sebagai satu aset nasional yang berharga. Karena itu, investasi untuk menghasilkan peningkatan modal manusia (human capital) harus sudah disiapkan sejak sedini mungkin. Dalam hal tugas orang dewasa adalah melakukan penyiapan-penyiapan agar seorang anak bisa melalui masa transisinya menuju dewasa. Akibatnya ada pemisahan yang jelas antara masa anak-anak dan masa muda dengan masa dewasa. Adalah tugas orang tua untuk memberikan pemenuhan gizi yang dibutuhkan, mengirim ke sekolah sebagai bagian dari penyiapan masa transisi.
Saya Shiraishi (1995) yang banyak mengamati kehidupan keluarga dan masa kanak-kanak dalam masyarakat Indonesia mutakhir mengatakan bahwa implikasi lebih lanjut dari gagasan keluarga modern itu pada akhirnya menempatkan anak-anak sepenuhnya dibawah kontrol orangtua. Orangtua menjadi kuatir bila anaknya tidak mampu melewati masa transisi dengan baik, misalnya putus sekolah, dan akan terlempar menjadi kaum “tuna” (tuna wisma, tuna susila dan tuna lainnya), kaum yang kehidupannya ada di jalanan.
Kekuatiran ini bisa dilihat secara jelas dengan streotipe mengenai kehidupan jalanan sebagai kehidupan “liar”. Bukanlah satu hal yang mengada-ada bila kemudian para. orang tua lebih memilih untuk memperpanjang proteksi anak-anaknya untuk berada di dalam rumah sebab lingkungan di luar rumah dianggap sebagai”liar” dan mengancam masa depan anaknya. Pilihan untuk memperpanjang masa proteksi anak-anak inilah yang kemudian ditangkap sebagai peluang niaga oleh para pengusaha.
Belakangan ini dengan mudah kita bisa melihat berbagai produk atau media untuk membantu penyiapan masa transisi anak-anak. Berbagai media cetak dan elektronika mengeluarkan berbagai produk bagaimana menyiapkan anak secara “baik dan benar” dalam rangka pengembangan sumber daya pembangunan. Para orang tua pada. gilirannya akan lebih mengacu pada berbagai media itu sendiri dibandingkan pada peristiwa sehari-hari yang dialami oleh anaknya.
Cara membesarkan anak yang diimajinasikan oleh negara dan pemilik modal inilah yang kemudian menjadi wacana penguasa (master discourse) untuk anak-anak Indonesia. Ia digunakan sebagai alat untuk menilai kehidupan keseluruhan anak dan kaum muda di Indonesia. Hasilnya seperti yang ditunjukkan Murray (1994) adalah mitos kaum marjinal: yang dari sudut pandang orang luar menggambarkan orang-orang ini sebagai massa marjinal yang melimpah ruah jumlahnya dengan budaya kemiskinan dan sebagai lingkungan liar, kejam dan kotor … sumber pelacuran, kejahatan dan ketidakamanan.
Jalan raya bukanlah sekadar tempat untuk bertahan hidup. Bagi kaum muda tersebut jalanan juga arena untuk menciptakan satu organisasi sosial, akumulasi pengetahuan dan rumusan strategi untuk keberadaaan eksistensinya. Artinya ia juga berupaya melakukan penghindaran atau melawan pengontrolan dari pihak lain.
Sebuah kategori sosial, anak jalanan, bukanlah satu kelompok yang homogen. Sekurang-kurangnya ia bisa dipilah ke dalam dua kelompok yaitu anak yang bekerja di jalan dan anak yang hidup di jalan. Perbedaan diantaranya ditentukan berdasarkan kontak dengan keluarganya. Anak yang bekerja di jalan masih memiliki kontak dengan orang tua, sedangkan anak yang hidup di jalan sudah putus hubungan dengan orang tua.
Soleh Setiawan, seorang anak jalanan yang sudah hampir dua puluh tahun hidup di jalan menuturkan pengalamannya. Katanya, waktu kecil ia banyak ngeluyur di kampung Arab lalu sempat sekolah di Al-Irsyad, sebuah sekolah ibtidaiyah di Pekalongan. Tapi ia lebih senang bermain di jalan dibanding sekolah, lebih banyak bermain dari pada belajar. Sejak kecil dia tidak mengenal orangtua kandungnya. Dia dibesarkan seorang pamannya yang juga lebih banyak hidup di jalan. Seorang dokter yang cukup terpandang di Pekalongan mengadopsinya. Tetapi Soleh kecil selalu tidak merasa betah tinggal di rumah itu walau segala kebutuhannya dicukupi oleh orangtua angkatnya. Dia lebih sering bermain di luar rumah, sehingga orangtua angkatnya murka. Soleh pun minggat dari rumah. Dengan menumpang kereta api barang, ia pergi ke beberapa kota di Jawa, lalu ikut kapal penangkap ikan dengan rute pelayaran Kalimantan – Bali. Ia bekerja sebagai koki kapal selama 3 bulan.
Ketika pertama kali hadir di jalan, seorang anak menjadi anonim. Ia tidak mengenal dan dikenal oleh siapapun. Selain itu juga ada perasan kuatir bila orang lain mengetahui siapa dirinya. Tidaklah mengherankan bila strategi yang kemudian digunakan adalah dengan menganti nama. Hal ini dilakukan untuk menjaga jarak dengan masa lalunya sekaligus masuk dalam masa kekiniannya. Anak-anak mulai memasuki dunia jalanan dengan nama barunya. Ketika hidup di jalanan, Soleh dipanggil Gombloh karena sering nggambleh, bergelantungan di mobil atau kereta api, pergi ke mana pun tanpa tujuan. Biasanya anak-anak yang berasal dari daerah pedesaan menggganti dengan nama-nama yang dianggap sebagai nama “modern” yang diambil dari bintang rock atau yang yang biasa didengarnya misalnya dengan nama John, Jimi, Tomi dan semacamnya.
Proses penggantian sebutan itu dengan sendirinya menunjukkan bahwa ia bukan sekadar pergantian panggilan saja tetapi juga sebagai sarana menanggalkan masa lalunya. Artinya ia adalah bagian dari proses untuk memasuki satu dunia (tafsir) baru. Sebuah kehidupan yang merupakan konstruksi dari pengalaman sehari-hari di jalan.
***
Apakah mereka memahami apa itu punk?
Mike: Terus terang gua ngasih acungan jempol buat teman-teman yang hidup di jalan… Mereka punya kebanggaan, berpenampilan ngepunk, mereka tetap bertahan walau orang-orang sekitar yang melihat menilainya macam-macam. Bagi gua itu sebuah bentuk perlawanan juga. Melawan pikiran-pikiran orang yang sudah dimapankan — yang menganggap negatif karena melihat penampilan orang lain yang beda, menyimpang, diluar kelaziman. Tapi yang lebih penting adalah nilai-nilai punk dalam prakteknya berkembang dalam kehidupan sehari-hari. Bagaimana mereka bisa survive, menjalin kebersamaan, saling peduli satu sama lain dan tetap mengunggulkan rasa dan kebebasan. Hidup di jalanan kan penuh tantangan. Apalagi sesusia mereka, ada yang masih anak-anak, yang orang bilang diluar kewajaran — ketika anak-anak yang lain kan sekolah, pulang ke rumah, bermain, latihan ini dan itu, les piano … Mereka hidup di jalanan mencari uang untuk membantu orangtua. Kadang dikejar dan digaruk trantib. Digertak atau diperas orang yang sok jagoan, macho… Tapi dalam posisi bertahan hidup di jalan, mereka mandiri, sehat, gembira, dan punya rasa humor. Buat gue itu penting, manusiawi banget!
Tapi, di sisi lain Mike prihatin ketika melihat para punker yang hidup di jalan, hanya menjadikan jalanan sebagai tempat nongkrong dan mabuk-mabukan. Mereka mencari uang dengan mengamen tapi hasil jerih payahnya itu hanya untuk membeli obat-obatan (drugs) dan minuman beralkohol. Mereka masih berusia belasan tahun, tiba-tiba memutuskan berhenti sekolah dan lari dari rumah, karena terpengaruh teman-teman nongkrong . Mereka menenggak minuman dan menelan puluhan tablet dextro (tablet obat batuk yang disalahgunakan untuk mabuk). Banyak dari mereka adalah perempuan berusia dini, dan menjadi korban pelecehan seksual.
Bagi mereka, punk sebatas tempat pelarian. Lari dari kesumpekan rumah. Lari dari tekanan hidup. Lari dari tanggungjawab. Lari dari kenyataan! Di kepala mereka, dengan berpenampilan diri seperti punker, mereka bisa bebas dari segala bentuk tekanan hidup, bebas semau-gue, bebas nenggak minuman atau menelan puluhan tablet dextro, bebas mengekspresikan diri sebebas-bebasnya walau masyarakat di sekitarnya terganggu, seperti yang terjadi berikut ini:
Pada suatu siang yang gerah, empat anak-muda (belasan tahun) berjalan oleng di depan squat Marjinal. Mereka sudah beberapa kali mondar-mandir, dan seorang diantaranya berwajah pucat, matanya terpejam, dalam keadaan mabuk berat, sehingga menjadi tontonan warga. Ketika ditanya tujuannya hendak ke mana, mereka cuma menggeleng-gelengkan kepala sambil meringis.
Anak-anak kampung Setiabudi (berusia belasan tahun) pun mengarak mereka ke pinggir kali. Segala atribut punk yang melekat di tubuh mereka dilemparkan ke kali, sambil diteriaki,”Pecundang! Pecundang! Pecundang!” Setelah itu, mengusir mereka.
Kejadian serupa, akhir-akhir ini banyak terjadi di beberapa tempat di Jakarta. Bahkan ada aksi kriminal, seperti kasus perkosaan yang terjadi di terowongan Casablanca yang dilakukan segerombolan orang yang beratribut punk, yang diceritakan Kodok (personil Bombardir). “Begitu mendengar kejadian itu, gue bareng warga menyisir beberapa tempat yang biasanya jadi tempat nongkrong mereka,” ujar Kodok dengan nada tinggi.
Squat Marjinal juga sering kedatangan para orangtua yang mencari keberadaan putrinya — (seperti Nia dari Citayam). Belum lagi pertanyaan-pertanyaan para ibu tentang putra-putri mereka yang berperilaku “aneh” di mata mereka. “Rambut diwarnai merah, sering diluar rumah, dan malas sekolah, maunya pergi jauh ke Jawa padahal gak megang duit” kata seorang ibu dari Pondok Kopi.
Sampai saat tulisan ini dibuat, masyarakat awam masih memandang Punk sebagai sebuah organisasi yang terpusat. Sehingga wajar saja apabila para orangtua menanyakan segala sesuatu menyangkut putra-putrinya ke squat Marjinal. Pada kenyataannya, punk adalah satuan-satuan kecil komunitas yang menyebar. Di luar itu, adalah massa cair seperti yang dipresentasikan para gerombolan yang beratribut punk di jalanan.
Berbeda dengan gerombolan yang beratribut punk di jalanan yang ngamen untuk mabuk, punk jalanan yang beken juga di sono disebut street punk adalah sebuah gerakan budaya tanding ( counter cilture) yang melawan kemapanan budaya dominan yang dibentuk oleh sistem kekuasaan. Street punk muncul di Inggris pada tahun 1980-an, pada masa rezim Perdana Menteri Margareth Thatcher, dari Partai Konservatif, yang kebijakan ekonominya sangat liberal, memberi peluang kapitalis mengembangkan pasar modal (ekonomi uang) tetapi di sisi lain mengabaikan kelas pekerja, sehingga pengangguran pun merajalela. Ketika pabrik-pabrik menutup lowongan pekerjaan, bahkan memecat banyak karyawannya dengan alasan efesiensi, masyarakat kelas pekerja menggunakan jalanan sebagai tempat mencari nafkah, membuat jejaring-kerja, serta aksi protes yang diselingi karnaval dan musik.
Sebagai sub-kultur Punk terinspirasi oleh karya-karya seni perlawanan. Antara lain, dari novel karya Charles Dickens, yang sebagian besar menceritakan nasib anak-anak (dari panti asuhan) yang dipaksa bekerja sebagai pembersih cerobong asap di pabrik-pabrik yang menggunakan teknologi mesin uap untuk menggenjot produksi pada era Revolusi Industri. Anak-anak itu merasa tersiksa bekerja sehari-semalam, tanpa makanan yang cukup, di tempat-tempat yang kumuh tidak berpenerangan. Mereka akhirnya memberontak, menolak segala bentuk eksploitasi! Mereka lari dari panti-asuhan! Lalu memutuskan hidup secara kolektif. Mereka menggunakan jalanan di London sebagai sumber mencari nafkah dan ilmu-pengetahuan. Dan terbebas dari eksploitasi.
Bagi seorang punk, jalanan adalah kehidupan. Di jalanan mereka bertemu dengan orang-orang, di jalanan mereka saling berbagi pengetahuan, di jalanan mereka berdagang, di jalanan mereka menyuarakan kebenaran melalui nyanyian. Pada 1980-an, terjadi bentrokan hebat antara punker dan hippies, karena perbedaan persepsi tentang kehidupan di jalanan. Bagi hippies, jalanan adalah ruang publik sebagai tempat mereka mengekspresikan kemuakan akan kehidupan yang diwarnai perang dan ancaman nuklir. Di jalanan mereka berdemonstrasi membagi-bagikan bunga, seks bebas (war no, sex yess) dan menenggak obat-obatan (drugs) –mereka ingin lari (escape) dari kehidupan ini. Kebalikannya, punk melihat kehidupan ini sebagai projeksi, tergantung si individu itu untuk melakukan perubahan. Perubahan itu dimulai dari yang tidak ada, doing more with less, menjadi sesuatu yang ada dan berarti. Punk tak pernah lari dan sembunyi ketika dihadapkan pada problematika kehidupan. Hadapi! Tuntaskan!
Melihat fenomena gerombolan yang beratribut punk yang nongkrong, mabuk dan mondar-mandiri di Jakarta akhir-akhir ini, tidak perlu dipertanyakan lagi… Mereka bukan punk! Mereka hanya beratribut punk tetapi jalan hidupnya adalah hippies! Hanya hippies yang lari dari kehidupan, dengan nenggak minuman dan obat-obatan (drugs), mereka lari dari kebebasan (escape from freedom). ***

Thursday, 27 October 2011

GUNS N' ROSES

 
Sound Guns N' Roses terdapat gabungan hard rock/heavy metal gaya Led Zeppelin dan Aerosmith dengan keindahan blues dan country gaya Rolling Stones. Di era hair metal akhir 80an dimana band-band memainkan musik sederhana dengan mengandalkan wajah-wajah manis, Guns N' Roses memainkan musik rock yang kompleks dan "jelek", dan menyingkirkan wajah-wajah manis ber-makeup tersebut dari scene. Bad attitude yang mereka proyeksikan - kemarahan, kekerasan, keanehan dan kecanduan - menyebalkan banyak pihak namun memenangkan massa penggemar yang sangat besar. Bahaya kerusuhan dalam konser mereka menyebabkan mereka dijuluki "band paling berbahaya didunia". Dengan tren musik sekarang yang mengarah ke hip hop, Guns N' Roses merupakan band rock & roll terakhir yang menjadi legenda.'


Band dibentuk tahun 1985 di Los Angeles oleh penyanyi Axl Rose, gitaris Tracii Guns, gitaris Izzy Stradlin, bassist Ole Beich (kemudian diganti Duff McKagan) dan drummer Rob Gardner. Nama diambil dari gabungan dua band yang mereka main sebelumnya - Hollywood Rose dan L.A. Guns. Sewaktu Tracii Guns dan Rob Gardner terhalang hadir dalam salah satu show di Seattle, Rose mengajak gitaris Slash dan drummer Steven Adler yang baru dia kenal untuk bergabung. Tahun berikutnya, Slash dan Adler resmi bergabung dan membentukkan lineup Guns N' Roses yang paling terkenal.Band menendatangani kontrak dengan Geffen Records dan album debut Appetite for Destruction dirilis Agustus 1987. Sewaktu dirilis, single "Welcome to the Jungle" kurang laku, tapi setelah bos Geffen Records David Geffen menelepon MTV untuk meminta penambahan waktu penayangan, "Welcome to the Jungle" di-request terus-menerus. Single kedua ,"Sweet Child of Mine", mendapat penayangan berat baik radio maupun MTV dan menjadi smash hit. "Welcome to the Jungle" kemudian dirilis ulang dan sewaktu "Paradise City" muncul, album sudah mencapai no. 1 berkat tur yang sukses. Baik "Welcome to the Jungle", "Sweet Child O' Mine" dan "Paradise City" ketiga-tiganya menjadi single top 10. Sampai hari ini, Appetite for Destruction terjual 20 juta unit lebih dan menjadi album debut terlaris sepanjang masa. 

























  • Cover album asli terdapat ilustrasi surreal berakhirnya sebuah pemerkosaan. Setelah diprotes, desain diganti dan unit yang terlanjur dijual menjadi barang koleksi langka.Tahun 1988, Guns N' Roses diundang untuk tampil di Monster of Rock Festival di Castle Donington, Inggris bersama Megadeth, KISS dan Iron Maiden. Sewaktu Guns N' Roses muncul di pentas, 100.000 penonton mulai melompat dan mendesak kedepan sampai dua penonton terinjak mati. Band meneruskan permainan karena tidak mengetahui insiden itu. Guns N' Roses menjadi bintang dalam festival tersebut dengan penampilan yang luar biasa.Perilaku anggota band selalu menjadi sorotan media. McKagan, Slash dan Adler sering terlihat teler diatas dan dibawah panggung. Slash dan McKagan bahkan muncul di American Music Awards bergaya mabuk dan mengucapkan kata kasar. Geffen Records meminta perilaku mereka diperbaiki. Rose juga mengancam akan membubarkan band jika mereka terus-menerus mabuk dan mengonsumsi obat secara berat.Tahun itu juga mereka rilis EP G N' R Lies, yang separuh dari album merupakan rekaman live dari EP Live ?!*@ Like a Suicide yang dirilis 1986 dan separuhnya lagi berisi lagu-lagu akustik. Tahun 1990, Guns N' Roses kembali ke studio untuk merekam album baru yang berambisi besar. Selama sessi rekaman, drummer Steven Adler tidak sanggup menjalankan tugasnya akibat kecanduan cocaine dan heroin dan dipecat. Posisinya diganti Matt Sorum, drummer The Cult. Disaat yang sama, keyboardist Dizzy Reed masuk sebagai anggota penuh. Band merekam materi yang cukup banyak untuk sebuah album ganda, namun memutuskan merilis Use Your Illusion I dan Use Your Illusion II secara individual pada 1991. Use Your Illusion I masuk ke posisi 2 di chart dan Use Your Illusion II masuk ke posisi 1. Menyusul peluncuran album, band menjalankan tur panjang yang sukses hingga 1993. Tahun 1991, Izzy Stradlin mengundurkan diri dari band karena tidak cocok dengan Rose lagi. Dia diganti gitaris dari Los Angeles Gilby Clarke. Namun setelah The Spaghetti Incident dirilis, Gilby Clarke juga meninggalkan band. Band kemudian meng-cover "Sympathy for the Devil" dari Rolling Stones untuk soundtrack film Interview with the Vampire. Rose memasuki teman lamanya, Paul Tobias, untuk mengisi posisi Clarke. Tobias menggunakan solo gitarnya untuk mix terakhir lagu tersebut dan membuat Slash tersinggung. Slash akhirnya keluar dari band pada 1996 dan posisinya diganti Robin Finck. Tahun berikutnya, drummer Matt Sorum juga dipecat setelah bertengkar dengan Rose dan dinyusul perginya Duff McKagan. Saat itu, Rose ditinggal menjadi anggota tunggal Guns N' Roses.Tahun 1998, Axl Rose kembali ke studio dengan gitaris Robin Finck (eks Nine Inch Nails), gitaris Paul Tobias, bassist Tommy Stinson (eks The Replacements), keyboardist Dizzy Reed, drummer Josh Freese (The Vandals) dan ahli sound effect Chris Pitman. Tahun 1999 mereka rilis lagu "Oh My God" untuk soundtrack film End of Days. "Oh My God" direncanakan berfungsi sebagai lagu perkenalan album baru Chinese Democracy, namun album tersebut tidak kunjung selesai dan sampai hari ini sudah memakan waktu 10 tahun dan biaya 13 juta dollar AS.Ahli gitar avant-garde, Buckethead, bergabung dengan Guns N' Roses untuk bertampil di konser Las Vegas dan Rock in Rio Festival pada 2001. Paul Tobias meninggalkan band karena frustasi atas penundaan album yang tiada batasnya dan posisinya diisi Richard Fortus (eks Psychedelic Furs). Tahun 2002, band menjadi headline di beberapa festival dan konser di Asia dan Eropa, dan kemudian sebuah tur di Amerika untuk mendukung Chinese Democracy. Maret 2004, Buckethead meninggalkan band sehingga band harus membatalkan jadwal mereka di Rock in Rio pada Mei 2004. Peberuari 2006, beberapa demo Guns N' Roses yang berjudul "Better", "Catcher In The Rye", "I.R.S." dan "There Was a Time" bocor ke internet. Bulan itu juga, band mengumumkan akan memulai tur ke Eropa bulan Mei untuk menjadi headline di Download Festival dan Rock in Rio. Sebelum berangkat ke Eropa, 4 pertunjukan pemanasan dilakukan di kota New York, dengan Bumblefoot bergabung menjadi lead guitarist menggantikan posisi Buckethead. Sewaktu di New York, Rose muncul dalam acara radio Friday Night Rock dan mengungkapkan Chinese Democracy akan dirilis musim gugur 2006 dan disertai tur Amerika.























  • Peter SoemarkoDiscographyAlbum1986 Live ?!*@ Like a Suicide (EP) 1987 Appetite for Destruction 1988 G N' R Lies (EP) 1991 Use Your Illusion I 1991 Use Your Illusion II 1993 The Spaghetti Incident? 1999 Live Era: '87-'93Single1987 It's So Easy 1987 Welcome to the Jungle 1988 Sweet Child O' Mine 1988 Welcome to the Jungle 1989 Paradise City 1989 Sweet Child O' Mine (re-mix) 1989 Patience 1989 Nightrain (re-issue) 1990 Civil War 1991 You Could Be Mine 1991 Don't Cry 1991 Live and Let Die 1992 November Rain 1992 Pretty Tied Up 1992 Knockin' on Heaven's Door 1992 Yesterdays 1993 Ain't It Fun 1994 Hair of the Dog 1994 Estranged 1994 Since I Don't Have You 1994 Sympathy for the Devil 1999 Oh My God